HMI Cabang Bogor Soroti Sengketa Lahan Cipelang, Sebut Berpotensi Jadi Summarecon Jilid II

Furqon Munawar
Ketua Umum HMI Cabang Bogor, Muhammad Risky Munandar. (kiri) saat menjawab pertanyaan media di Cipelang. (Foto : iNews Bogor.id/FM)

BOGOR,, iNewsBogor.id– Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bogor menyoroti sengketa lahan di Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, yang mencuat di tengah penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi pengurusan hak guna bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor.

Ketua HMI Cabang Bogor, Muhammad Risky Munandar, meminta pemerintah dan aparat penegak hukum membuka secara transparan seluruh informasi mengenai status dan riwayat lahan yang menjadi sengketa.

Menurut Risky munculnya persoalan pertanahan di Cipelang perlu ditelusuri secara menyeluruh, terutama menyangkut proses administrasi pertanahan, kepemilikan, serta pihak-pihak yang terlibat.

"Memang ada ketidakjelasan dari pemerintah daerah ataupun pemerintah pusat terkait transparansi dari SHGB ini. Perlu adanya transparansi dan integritas dari pemerintah daerah ataupun KPK untuk mengusut tuntas kasus dugaan ini,” ujar Risky.

HMI Sebut Potensi "Summarecon Jilid II"

Risky mengatakan, pihaknya melihat adanya sejumlah persoalan yang menurut HMI perlu didalami dalam sengketa lahan di Cipelang.

Editor : Furqon Munawar

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3 4 5

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network