Terungkap, Mengapa Karhutla di Lahan Gambut Kalimantan Sulit Padam

Furqon Munawar
Ilustrasi gambar karhutla. (Foto : Istimewa/chatGPT)

Selain faktor alam, efektivitas penanganan karhutla juga dipengaruhi ketersediaan sarana dan prasarana, jumlah serta kemampuan pasukan pemadam, hingga penguasaan pengetahuan dan keterampilan dalam menangani kebakaran gambut.

Prof Bambang juga menyoroti pentingnya sistem peringatan dini atau early warning dan deteksi dini atau early detection dalam mencegah kebakaran meluas.

Menurutnya, kebakaran yang terlambat diketahui akan membuat proses pengendalian semakin sulit, terlebih jika api sudah menjalar ke dalam lapisan gambut.

Karena itu, upaya pencegahan harus dilakukan sebelum kebakaran terjadi. Pemantauan kondisi gambut, ketersediaan air, serta potensi munculnya titik api perlu dilakukan secara konsisten. Selain langkah teknis, penegakan hukum juga dinilai penting untuk mencegah terjadinya pembakaran secara berulang.

Prof Bambang menyebut pemerintah telah menetapkan ketentuan mengenai tinggi muka air gambut melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 71 Tahun 2014. Menurutnya, pengelolaan tata air menjadi salah satu kunci menjaga gambut tetap lembap dan tidak mudah terbakar.

Editor : Furqon Munawar

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3 4

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network