Membuktikan Kesaktian Pancasila
Hari Kesaktian Pancasila tidak cukup dimaknai sebagai peringatan tentang kemampuan Pancasila bertahan menghadapi ujian sejarah. Ia juga harus menjadi momentum untuk menguji apakah nilai-nilai Pancasila mampu menjawab persoalan masyarakat hari ini.
Sebab, masyarakat tidak membutuhkan Pancasila yang hanya hadir di baliho, spanduk, atau podium. Masyarakat membutuhkan Pancasila yang hadir ketika mereka berhadapan dengan negara.
Oleh karenya, peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026 semestinya tidak berhenti pada pertanyaan apakah kita masih menghafal lima sila. Tapi, yang lebih substantif adalah apakah kita sudah menghidupkan lima sila tersebut dalam pelayanan kepada rakyat?
Kesaktian Pancasila, ruhnya, bukan hanya tentang bagaimana Pancasila dipertahankan sebagai dasar negara, tetapi juga bagaimana nilai-nilainya diwujud-nyatakan dalam kehidupan bernegara. Mari kita buktikan!
Editor : Suriya Mohamad Said
Artikel Terkait
