CIBINONG, iNewsBogor.id - Usai memeriksa Bupati Bogor Rudy Susmanto pada Kamis 29 Oktober 2026, hari ini Jumat (30/10/2026) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi. Sang Wakil Bupati dipanggil untuk dimintai keterangan sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi upah pungut dan retribusi daerah hingga pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.
"Dalam lanjutan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait pemotongan upah pungut serta pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Bogor, hari ini Jumat (30/10/2026), penyidik melakukan penjadwalan ulang pemeriksaan sejumlah saksi, ADR - Wakil Bupati Kabupaten Bogor," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo dalam keterangannya.
Selain Ade, tim penyidik Lembaga Antirasuah juga memanggil empat saksi lain, yakni Ajat Rochmat Jatnika selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor dan Arif Rahman selaku Inspektur Daerah Kabupaten Bogor sekaligus Kepala Bappenda tahun 2022-2025.
Kemudian, Sesilia Windy Gloriana selaku staff Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor dan Gilang Windu selaku ADC Bupati Kabupaten Bogor.
Pemeriksaan mereka bukan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, melainkan di Polres Bogor. Menurut Budi, hal itu demi efektivitas.
"Untuk efektifitas pemeriksaannya, termasuk jika ada kebutuhan data atau informasi yang harus dipenuhi oleh saksi, maka pemeriksaannya dilakukan di Polres Bogor," ujarnya.
Sebelumnya KPK memeriksa Bupati Bogor, Rudy Susmanto, pada Kamis (29/10/2026). Rudi diperiksa terkait penyidikan kasus dugaan rasuah pemotongan upah pungut dan retribusi daerah hingga pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.
"Hari ini benar ada pemeriksaan terhadap yang bersangkutan," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Kamis (29/10/2026).
Budi Prasetyo membenarkan pemeriksaan Rudy tidak dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Pemeriksaan tersebut berlangsung di Bogor bersama sejumlah saksi lain yang tidak diungkap secara rinci.
"Jadi memang pemeriksaan dilakukan di Bogor karena ada sejumlah saksi lain yang juga dilakukan pemeriksaan hari ini," ujar Budi.
Editor : Suriya Mohamad Said
Artikel Terkait
