Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Link Live Streaming Sidang Isbat Awal Ramadan 2026, Resmi Malam Ini di Kantor Kemenag Jakarta
Advertisement . Scroll to see content

Stafsus Menkeu: Keliru APBN Bayar Cicilan Rp 226 Miliar Per Bulan untuk KCJB!

Jum'at, 06 Oktober 2023 | 20:27 WIB
  • author Lusius Genik N.L.
Stafsus Menkeu: Keliru APBN Bayar Cicilan Rp 226 Miliar Per Bulan untuk KCJB!
Kereta Cepat Jakarta-Bandung. (Foto: Sindonews)

JAKARTA, iNewsBogor.id - Stafsus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis, Yustinus Prastowo membantah tudingan APBN digunakan untuk membayar utang ke China atas proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB). 

Diketahui, proyek ini menjadi sorotan publik usai resmi beroperasi pada Senin (2/10) lalu. 

Publik menyoroti pendanaan proyek KCJB yang disebut membuat negara harus membayar cicilan Rp 266 miliar tiap bulan kepada China. 

Prastowo memastikan bahwa narasi yang beredar ini keliru.

Ia menegaskan bahwa pembayaran cicilan atas proyek KCJB diangsur secara langsung oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI). 

"Ini keliru. Saya luruskan, yang melakukan kontrak pinjaman untuk cost overrun adalah PT KAI dan CBD. Yang akan mengangsur? Ya PT KAI," ucap Prastowo melalui akun X pribadinya, dikutip Jumat (6/10/2023). 

Pembayaran utang ke China atas proyek KCJB ini juga bersumber dari pendapatan PT KAI, bukannya APBN. 

"Sumbernya? Dari pendapatan mereka, antara lain kontrak pengangkutan dengan PT Bukit Asam. Jadi bukan cicilan dari APBN," tegasnya. 

Prastowo juga memastikan ada strategi mitigasi risiko gagal bayar yang diterapkan, yakni ring-fencing dan first loss basis.

Editor: Lusius Genik NVL

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut