Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Karhutla Berulang, IPB University Siapkan Teknologi untuk Memantau Dampaknya ke Udara
Advertisement . Scroll to see content

Bagi Penikmat Nasi Campur Mie, Dosen Gizi IPB University Ingatkan Resiko Jangka Panjang

Rabu, 13 Agustus 2025 | 23:03 WIB
  • author Widhia Afrida
Bagi Penikmat Nasi Campur Mie, Dosen Gizi IPB University Ingatkan Resiko Jangka Panjang
Ilustrasi gambar hidangan nasi campur mie. (Foto : Istimewa)

Kalau kebiasaan nasi plus mi terus berlanjut, risiko yang mengintai antara lain obesitas, resistensi insulin, dislipidemia, hingga inflamasi kronis. Apalagi nasi putih dan mi instan punya indeks glikemik tinggi yang membuat gula darah melonjak cepat.

“Kelebihan karbohidrat sederhana dari nasi putih dan mi instan dapat meningkatkan indeks glikemik dan mempercepat lonjakan gula darah. Jika tidak dibarengi asupan protein dan serat yang cukup, efeknya bisa jangka panjang,” jelasnya.

Bukan berarti harus mengucapkan selamat tinggal pada favorit sejuta umat ini. Rosyda menyarankan trik aman: kurangi porsi karbohidrat, tambah protein hewani atau nabati, serta banyak sayuran. Alternatifnya, coba ganti nasi dengan ubi rebus, atau pilih mi rendah karbohidrat seperti mi shirataki yang dipadukan dengan lauk dan sayur.

Editor: Furqon Munawar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut