Pakar Gizi IPB University Ingatkan Batas Konsumsi Gula Harian Anak dan Remaja
Ia menjelaskan bahwa konsumsi gula berlebih bisa mengakibatkan kadar gula darah tinggi, yang jika tidak terkendali dapat memicu prediabetes hingga diabetes. Selain itu, kelebihan gula diubah menjadi lemak tubuh sehingga menyebabkan obesitas.
“Gemuk karena lemak, bukan otot, sangat berbahaya karena menumpuk di organ vital seperti jantung, paru hingga ginjal,” tambahnya.
Prof Hardinsyah juga memaparkan bahwa faktor lingkungan sekolah juga sering kali menyediakan jajanan tinggi gula. Menurutnya, peran keluarga dan sekolah sangat penting dalam mengendalikan pola makan anak. Program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilainya strategis untuk mengurangi kebiasaan jajan.
“Kalau anak terbiasa membawa bekal sehat bersama-sama, mereka akan lebih termotivasi,” katanya.
Editor : Furqon Munawar