get app
inews
Aa Text
Read Next : Jalan Bojonggede Kemang Tak Rampung hingga Akhir Tahun, Puluhan Retakan Ditemukan di Sisi Selatan

Orasi Aman-Makmur Bupati Dikritik, Nyatanya Sejumlah Proyek 2025 Terancam Gagal Bayar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 17:25 WIB
header img
NGO KBB mengkritik Pemkab Bogor karena orasi aman-makmur dinilai tak sejalan dengan realitas kas daerah yang disebut kosong dan memicu telat bayar proyek. Foto Kantor Bupati Bogor/Istimewa

Sementara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mulai melakukan seleksi ketat terhadap proyek-proyek yang akan dibayarkan menyusul keterlambatan pencairan anggaran kepada para kontraktor. Dari hasil inventarisasi, Pemkab Bogor memastikan hanya pekerjaan yang telah selesai 100 persen yang akan diproses pembayarannya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengatakan kebijakan tersebut diambil setelah Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) melakukan pendataan terhadap seluruh kegiatan yang masih tertunggak pembayarannya.

Menurut Ajat, sejumlah dinas teknis telah dipanggil untuk dimintai klarifikasi terkait progres pekerjaan di lapangan. Langkah ini dilakukan guna memastikan status setiap proyek sebelum anggaran dicairkan.

“Hasil inventarisasi menunjukkan ada pemilahan yang jelas antara pekerjaan yang benar-benar sudah selesai dan yang masih bermasalah,” kata Ajat, Kamis (8/1/2026).

Ia menjelaskan, pembayaran proyek yang telah rampung akan dilakukan melalui mekanisme anggaran tahun berjalan 2026. Namun demikian, pencairan tidak dapat dilakukan secara otomatis karena tetap harus melalui tahapan verifikasi administrasi dan teknis sesuai ketentuan keuangan daerah.

Ajat mengakui bahwa secara kas daerah, anggaran pembayaran tersedia. Meski begitu, Pemkab Bogor tetap harus memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai aturan agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

“Semua tagihan akan direview terlebih dahulu sebelum pencairan dilakukan,” ujarnya.

Pemkab Bogor menargetkan pembayaran untuk proyek yang telah selesai 100 persen dapat dilakukan dalam waktu dekat.

Editor : Suriya Mohamad Said

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut