Pelajar Bogor Diajak Rancang Helm Berbasis AI, Dorong Kesadaran Keselamatan Berkendara
Konsep tersebut diharapkan dapat membuat helm tidak hanya dipandang sebagai perlengkapan wajib ketika berkendara, tetapi juga menjadi bagian dari gaya personal yang membuat pelajar merasa nyaman menggunakannya.
“Dengan membuat desain yang lucu dan menarik, yang dapat digunakan layaknya fashion atau aksesori sesuai dengan ide mereka sendiri, kami berharap siswa dapat memiliki rasa suka dan keterikatan terhadap helm tersebut,” ujar Yamakawa.
Menurut dia, keterikatan tersebut diharapkan dapat membantu membentuk kebiasaan menggunakan helm setiap kali berkendara.
Program kontes desain helm berbasis AI ini melibatkan sejumlah sekolah tingkat SMP di Kota dan Kabupaten Bogor. Selain menjadi ruang kreativitas, kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkenalkan penggunaan teknologi AI secara positif sekaligus memperkuat pesan keselamatan lalu lintas kepada pelajar.
Pada akhirnya, tujuan yang ingin dicapai bukan sekadar menghasilkan desain helm, tetapi mendorong kebiasaan menggunakan helm secara sadar dan konsisten sejak usia sekolah.
Editor: Ifan Jafar Siddik