Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kenaikan PAT Dinilai Tekan Industri, Pengamat Soroti Ketidakadilan Pajak
Advertisement . Scroll to see content

Di Tengah Tantangan Ekonomi, Laba Perusahaan Diklaim Naik 60 Persen

Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:02 WIB
  • author Ifan Jafar Sidik
Di Tengah Tantangan Ekonomi, Laba Perusahaan Diklaim Naik 60 Persen
Jajaran manajemen dan branch manager mengikuti National Meeting 2026 di Solo, Jawa Tengah, untuk mengevaluasi kinerja perusahaan dan membahas strategi bisnis menghadapi 2027. Foto: iNewsBogor.id

BOGOR, iNewsBogor.id – PT Asa Panca Cipta Optima (Pestigo) mencatatkan pertumbuhan laba sebesar 60 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Perusahaan tersebut juga mengklaim telah mencapai target anggaran keuntungan 2026 pada Oktober, lebih awal dari akhir tahun.

Capaian tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam pertemuan tahunan atau National Meeting 2026 yang berlangsung di Hotel The Alana Convention Solo, Jawa Tengah, pada 13–15 Oktober 2026. Pertemuan ini diikuti jajaran manajemen dan para branch manager dari berbagai wilayah di Indonesia.

Selain mengevaluasi kinerja bisnis sepanjang tahun berjalan, pertemuan tersebut membahas strategi dan penetapan target perusahaan untuk 2027. Salah satu fokus yang diangkat adalah penguatan hubungan dengan pelanggan melalui pendekatan customer intimacy.

General Manager Pestigo, Sulkifly Baro, mengatakan pertumbuhan laba yang dicapai perusahaan menjadi salah satu modal untuk menghadapi tantangan bisnis ke depan. Menurutnya, perusahaan perlu menjaga kinerja sekaligus memastikan layanan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

“Di saat situasi ekonomi menantang, kami bersyukur mampu mencatatkan pertumbuhan keuntungan hingga 60 persen. National Meeting menjadi wadah untuk menyelaraskan rencana strategis dan target 2027,” ujar Sulkifly dalam keterangan yang disampaikan pada Kamis (15/10/2026).

Ia menjelaskan, pendekatan customer intimacy akan menjadi salah satu prioritas perusahaan dalam membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan. Strategi tersebut diarahkan untuk memperkuat komunikasi, memahami kebutuhan konsumen, serta meningkatkan kualitas pelayanan.

Sulkifly menilai penerapan strategi tersebut membutuhkan keteladanan dari jajaran pimpinan. Karena itu, manajemen diharapkan mampu menunjukkan komitmen dalam memberikan pelayanan sebelum mendorong penerapan nilai yang sama kepada seluruh tim.

Menurut dia, pendekatan tersebut juga berkaitan dengan nilai integritas dan filosofi perusahaan yang mengusung prinsip “Memuliakan Tuhan”. Nilai itu diharapkan menjadi landasan dalam membangun hubungan dengan pelanggan dan memperkuat kerja sama di lingkungan perusahaan.

Sementara itu, Founder sekaligus Chairman APCO Group, Awaluddin Sarmidi, menyoroti pentingnya penguatan standar pelayanan dan pengembangan kemitraan untuk mendukung keberlanjutan bisnis.

Ia menyebut kemitraan strategis melalui skema joint venture dengan perusahaan asal Singapura, Entech Global Solution, sebagai salah satu langkah yang diharapkan dapat mendukung pengembangan perusahaan.

“Langkah ini menjadi bentuk komitmen kami dalam menghadirkan standar layanan terbaik secara berkelanjutan, didukung oleh jaringan kerja sama global yang kian solid,” kata Awaluddin.

Melalui pertemuan tahunan tersebut, perusahaan menargetkan penyelarasan strategi bisnis dan peningkatan kualitas layanan pada 2027. Penguatan hubungan pelanggan dan konsistensi pelayanan menjadi dua aspek yang disoroti untuk menjaga kinerja perusahaan di tengah dinamika ekonomi.

Meski demikian, capaian pertumbuhan laba yang disampaikan perusahaan belum disertai rincian nilai laba, pendapatan, maupun laporan keuangan yang dapat digunakan untuk menilai kinerja secara lebih menyeluruh. Oleh karena itu, angka pertumbuhan tersebut masih merujuk pada keterangan pihak perusahaan.

Editor: Ifan Jafar Siddik

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut