BOGOR, iNewsBogor.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mulai melakukan penataan kawasan Puncak secara bertahap pada 2026. Fokus penataan dilakukan mulai dari wilayah Ciawi hingga perbatasan Cianjur, termasuk penanganan kabel semrawut dan perbaikan drainase guna mengurangi kemacetan serta meningkatkan estetika kawasan wisata.
Bupati Rudy Susmanto mengatakan, penataan kawasan Puncak menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Bogor tahun ini. Langkah tersebut mencakup pembenahan dari Simpang Gadog hingga perbatasan Cianjur, serta pembangunan dan pelebaran jalur alternatif di wilayah selatan.
“Kami fokus menyelesaikan kemacetan dan penataan kawasan Puncak secara menyeluruh, termasuk pelebaran jalan alternatif di selatan,” ujar Rudy, Senin (16/2/2026).
Salah satu langkah awal yang dilakukan adalah merapikan kabel fiber optik (FO) yang selama ini terlihat semrawut di sepanjang jalur utama Puncak. Seluruh kabel FO akan dipindahkan ke bawah tanah untuk meningkatkan keamanan dan keindahan kawasan.
Menurut Rudy, pemindahan kabel FO dilakukan lebih dulu sebelum kabel listrik. Sementara itu, kabel milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) masih tetap menggunakan jaringan udara.
“Kabel FO kita turunkan semua ke bawah tanah. Untuk kabel PLN belum, karena kita pastikan dulu sistem drainase dan sanitasi lingkungan tuntas,” katanya.
Rudy menegaskan, penataan drainase menjadi tahapan penting sebelum seluruh kabel utilitas dipindahkan ke bawah tanah. Jika dilakukan terburu-buru, dikhawatirkan dapat membahayakan masyarakat, terutama saat musim hujan.
Setelah sistem drainase dinyatakan rapi dan aman, barulah kabel listrik akan menyusul dipindahkan ke bawah tanah. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi risiko gangguan jaringan sekaligus mempercantik kawasan wisata Puncak yang menjadi destinasi favorit wisatawan.
Penataan ini menjadi bagian dari program jangka panjang Pemkab Bogor dalam menciptakan kawasan Puncak yang tertib, aman, dan nyaman.
Editor : Furqon Munawar
Artikel Terkait
