Dosen Ekonomi Syariah IPB University Usulkan MBG Terintegrasi dengan KIP dan KIS agar Tepat Sasaran

Furqon Munawar
Tampak para siswa tengah memperlihatkan kegembiraan usai menerima jatah MBG di sekolah. (Foto : Istimewa)

“Secara filosofis, kemiskinan akan selalu ada dalam setiap negara, bahkan di negara maju sekalipun, karena berbagai faktor seperti pemutusan hubungan kerja atau kehilangan pencari nafkah. Karena itu, bantuan harus benar-benar diberikan kepada mereka yang membutuhkan,” ujarnya.

Namun dalam pelaksanaannya, Deni menilai distribusi MBG masih belum sepenuhnya efektif. Ia menemukan adanya fenomena sejumlah siswa yang tidak mengonsumsi makanan dari program tersebut karena telah membawa bekal dari rumah atau memesan makanan dari layanan katering.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan food waste atau pemborosan makanan akibat distribusi bantuan yang kurang tepat sasaran.Untuk mengatasi persoalan tersebut,

Deni mengusulkan agar penyaluran bantuan tidak hanya berbasis sekolah atau komunitas, tetapi juga terintegrasi dengan data penerima bantuan sosial melalui KIP maupun KIS.

Editor : Furqon Munawar

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network