Di sisi lain, Anggota Steering Committee, Yogi Rhamdani, menilai Muscab VII bukan sekadar forum memilih ketua baru, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk menentukan arah organisasi dalam menghadapi tantangan sektor energi beberapa tahun ke depan.
"Selain memilih ketua dan menetapkan tim formatur penyusun kepengurusan, Muscab VII juga akan membahas serta menetapkan program kerja organisasi untuk periode 2026–2030," ujarnya.
Yogi menambahkan, fokus kepengurusan mendatang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada anggota, memperkuat sinergi dengan PT Pertamina beserta subholding-nya, serta mendukung Pemerintah Kota Bogor dalam mendorong pertumbuhan usaha hilir minyak dan gas bumi.
"Kami berharap seluruh anggota dapat berpartisipasi aktif agar Muscab VII berlangsung demokratis, tertib, dan mampu melahirkan kepemimpinan yang profesional, solid, serta adaptif menghadapi tantangan sektor energi di masa depan," pungkasnya.
Editor : Ifan Jafar Siddik
Artikel Terkait
