Dalam kegiatan tersebut, Pegadaian juga memperkenalkan sejumlah alternatif layanan keuangan kepada mahasiswa, salah satunya layanan gadai.
Taufik menjelaskan, layanan gadai memungkinkan masyarakat memperoleh dana dengan menjaminkan aset tertentu sesuai ketentuan. Aset tersebut masih dapat ditebus kembali sesuai mekanisme yang berlaku.
Hal ini, menurutnya, menjadi salah satu alternatif yang dapat dipertimbangkan masyarakat ketika membutuhkan dana, dibandingkan mengambil pinjaman dari sumber yang tidak jelas legalitas maupun risikonya.
Selain pembiayaan, Pegadaian juga mendorong generasi muda mulai mengenal investasi sejak dini, termasuk investasi emas melalui aplikasi TRING.
Taufik mengatakan aplikasi TRING juga menyediakan sejumlah program promosi bagi pengguna, di antaranya voucher tabungan emas dan diskon cicilan emas.
Untuk voucher tabungan emas, misalnya, terdapat potongan harga pada setoran awal. Sementara program cicilan emas menawarkan potongan harga hingga Rp70.000 per gram dengan ketentuan dan minimal pembelian tertentu.
"Nah, untuk voucher tabungan emas ada potongan harga langsung untuk setoran awal, misalnya tabungan Rp100.000 cukup membayar Rp98.000. Sedangkan diskon cicilan emas terdapat potongan harga hingga Rp70.000 per gram untuk pembelian emas secara dicicil dengan batas minimal 5 gram," jelasnya.
Editor : Ifan Jafar Siddik
Artikel Terkait
