Kenaikan PAT Dinilai Tekan Industri, Pengamat Soroti Ketidakadilan Pajak
Tauhid menambahkan, sektor usaha yang menggunakan banyak air tanah seperti perhotelan, tekstil, makanan dan minuman, serta industri air minum dalam kemasan (AMDK), termasuk yang paling rentan terdampak kebijakan tersebut.
Ia memperkirakan perusahaan dapat melakukan pengurangan kapasitas produksi untuk menekan biaya operasional apabila kenaikan PAT diterapkan terlalu tinggi. Menurutnya, kondisi itu berpotensi menurunkan daya saing industri nasional.
“Kalau kapasitas produksi menurun, daya saing ikut turun. Dampaknya bisa berujung pada efisiensi tenaga kerja hingga PHK,” tuturnya.
Hingga kini, sejumlah pemerintah daerah masih mengkaji kebijakan penyesuaian PAT dengan mempertimbangkan aspek lingkungan, kebutuhan pendapatan daerah, serta kondisi dunia usaha.
Editor : Ifan Jafar Siddik