get app
inews
Aa Text
Read Next : Perang AS–Israel vs Iran Picu Lonjakan Harga Minyak, Ekonom Ingatkan Risiko Tekanan Berat pada APBN

Kenaikan PAT Dinilai Tekan Industri, Pengamat Soroti Ketidakadilan Pajak

Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:47 WIB
header img
Pengamat kebijakan publik dan ekonom menilai kenaikan Pajak Air Tanah (PAT) perlu dikaji ulang agar tidak membebani industri di tengah tekanan ekonomi global. Foto: iNewsBogor.id

Tauhid menambahkan, sektor usaha yang menggunakan banyak air tanah seperti perhotelan, tekstil, makanan dan minuman, serta industri air minum dalam kemasan (AMDK), termasuk yang paling rentan terdampak kebijakan tersebut.

Ia memperkirakan perusahaan dapat melakukan pengurangan kapasitas produksi untuk menekan biaya operasional apabila kenaikan PAT diterapkan terlalu tinggi. Menurutnya, kondisi itu berpotensi menurunkan daya saing industri nasional.

“Kalau kapasitas produksi menurun, daya saing ikut turun. Dampaknya bisa berujung pada efisiensi tenaga kerja hingga PHK,” tuturnya.

Hingga kini, sejumlah pemerintah daerah masih mengkaji kebijakan penyesuaian PAT dengan mempertimbangkan aspek lingkungan, kebutuhan pendapatan daerah, serta kondisi dunia usaha.

Editor : Ifan Jafar Siddik

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut