BOGOR, iNewsBogor.id – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengusulkan moratorium atau penghentian sementara penambahan angkutan kota (angkot) dari wilayah kabupaten ke Kota Bogor. Langkah ini dinilai penting untuk mengatasi kepadatan lalu lintas yang semakin parah, terutama saat akhir pekan.
Saat ini, ribuan angkot dari Kabupaten Bogor dan sebagian wilayah Kabupaten Sukabumi masih bebas masuk ke dalam Kota Bogor. Kondisi tersebut di satu sisi membantu mobilitas warga dari daerah penyangga seperti Cisarua, Megamendung, hingga Cicurug. Namun di sisi lain, justru memperberat beban lalu lintas di pusat kota.
“Kalau moratorium, tidak ada penambahan lagi. Saat ini saja jumlah angkot sudah mencapai 6 sampai 7 ribu unit,” ujar Dedie, Senin (13/4/2026).
Masuknya angkot dari luar daerah dinilai menjadi salah satu faktor utama kemacetan, terutama saat lonjakan kendaraan pribadi dari luar kota terjadi di akhir pekan.
Editor : Furqon Munawar
Artikel Terkait
