Juni 2026, Groundbreaking PSEL Bogor Raya Ditargetkan Dimulai

Furqon Munawar
Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengabadikan momen bersama stakeholder pihak terkait, usai penandatangan kerjasama dimulainya groundbreaking PSEL pada Juni 2026, guna mendayagunakan sampah menjadi energi listrik di wilayah Bogor Raya (Foto : Istimewa)

"Ini bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi solusi jangka panjang. Kita ingin mengubah masalah sampah menjadi sumber energi yang bermanfaat bagi masyarakat," tandasnya.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor, Setiawati, menjelaskan bahwa PSEL Bogor Raya akan mengolah sampah sebesar 1.000 hingga 1.500 ton per hari yang berasal dari Kota dan Kabupaten Bogor.

“Setiap satu ton sampah bisa menghasilkan sekitar 300 kWh listrik. Ini cukup untuk kebutuhan satu keluarga selama satu bulan,” jelas Setiawati.

Ia menambahkan, konsep ini telah terbukti berhasil di berbagai negara, salah satunya di Shanghai, Tiongkok, yang mampu mengolah 9.000 ton sampah per hari dan menghasilkan lebih dari 1,5 miliar kWh listrik per tahun.

Distribusi listrik hasil pengolahan sampah nantinya akan dilakukan langsung oleh PLN, sementara pemerintah daerah bertanggung jawab memastikan pasokan sampah terpenuhi setiap hari.

Editor : Furqon Munawar

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3 4

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network