Ia menambahkan, seluruh gerak langkah Mathla’ul Anwar harus berdasarkan sistem, manhaj, serta program kerja yang jelas.
Wakil Ketua DPD RI, Tamsil Linrung, menilai perjalanan Mathla’ul Anwar selama 110 tahun telah memberikan kontribusi besar bagi umat dan bangsa.
Menurut Tamsil, warisan organisasi selama lebih dari satu abad menjadi modal sosial yang berharga untuk terus memberikan kemanfaatan kepada masyarakat. Ia juga menilai Mathla’ul Anwar telah menunjukkan kualitas ukhuwah dengan mengambil peran strategis dalam kehidupan kebangsaan.
“Ormas Islam seperti Mathla’ul Anwar perlu terus didorong agar mengambil peran dalam mendukung kebijakan pemerintah, khususnya dalam pemberdayaan masyarakat,” kata Tamsil.
Arena acara Temu Akbar dan Milad ke-110 Mathla'ul Anwar digelar di Aula Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor. (Foto : Istimewa)
Tamsil mengingatkan agar politik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara tidak kehilangan dimensi moral. Politik, menurutnya, harus menjadi ruang pengabdian untuk melayani umat dan mencapai kemaslahatan bersama.
Editor : Furqon Munawar
Artikel Terkait
