Kontraktor Mengaku Diserang di Medsos Usai Ungkap Dugaan Pengondisian Proyek di Kabupaten Bogor

SM Said
Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Peduli Rakyat Bogor (PRB), M Johan Pakpahan usai membuat laporan kliennya ke Polres Bogor. Foto Ist

CIBINONG, iNewsBogor.id - Kontraktor asal Cisarua, Kabupaten Bogor, Jonarudin, mengaku mendapat serangan di media sosial setelah menyampaikan sejumlah dugaan terkait proses pengadaan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Jonarudin menyebut serangan tersebut dilakukan melalui sejumlah akun media sosial anonim. Dia mengaku foto dirinya disebarkan dan keluarganya ikut terseret dalam narasi yang beredar.

"Foto saya disebar bahkan istri saya yang tidak berdosa ikut disebut-sebut," ujar Jonarudin, Selasa (29/9/2026). Menurut Jonarudin, serangan di media sosial tersebut muncul setelah dirinya berulang kali menyampaikan dugaan praktik pengondisian proyek dalam proses Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di lingkungan Pemkab Bogor.

Dia menduga narasi yang menyerang dirinya berkaitan dengan persoalan yang tengah menjadi perhatian, termasuk pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi dalam proses PBJ di Kabupaten Bogor.

"Saya menilai isu tersebut digunakan untuk mengalihkan perhatian dari persoalan pemeriksaan KPK di Kabupaten Bogor. Menurut saya, pihak-pihak yang sebenarnya memainkan proyek itu justru kelompok S, O, ASM, NN, dan CS," tegas Jonarudin.

Jonarudin juga mengaku mengetahui adanya dugaan permintaan komitmen sebesar 7-10 persen dari nilai pagu proyek. Menurut dia, besaran tersebut disebut tetap diminta meski nilai penawaran dalam proses lelang telah mengalami penurunan.

"Yang saya ketahui, mereka secara terang-terangan diduga meminta komitmen kepada pihak yang memenangkan proyek dengan target sebesar 7-10 persen, berapa pun nilai penawaran atau penurunan harga dalam proses lelang," ungkap Jonarudin, Selasa (29/9/2026).

Editor : Suriya Mohamad Said

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network