Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : KPK Terus Sidik Korupsi Upah Pungut! Pegawai Bappenda Kabupaten Bogor Ungkap Insentifnya Dipotong
Advertisement . Scroll to see content

Sidang Lanjutan Kasus Suap Proyek Basarnas 2021-2023, Fokus Nilai Sebenarnya dan Prosedur Pengadaan

Jum'at, 19 Januari 2024 | 17:45 WIB
  • author Ifan Jafar Siddik
Sidang Lanjutan Kasus Suap Proyek Basarnas 2021-2023, Fokus Nilai Sebenarnya dan Prosedur Pengadaan
Sidang kasus dugaan suap proyek pengadaan barang di Basarnas tahun 2021-2023 kembali digelar di Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta, Kamis (28/1/2024). Foto: iNewsBogor.id/ Istimewa

JAKARTA, iNewsBogor.id - Sidang kasus dugaan suap proyek pengadaan barang di Badan SAR Nasional (Basarnas) tahun 2021-2023 dilanjutkan di Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta pada Kamis (28/1/2024).

Ketua Majelis Hakim Kolonel Chk Adeng memimpin persidangan dengan anggota hakim Kolonel Kum Siti Mulyaningsih, Kolonel Chk Arwin Makal, Panitera pengganti Mayor Chk Khairudin, dan Oditur Kolonel Laut (H) Wensaslaus Kapo.

Fokus sidang kali ini adalah pada pemeriksaan saksi, termasuk mantan Kepala Basarnas Marsdya (Purn.) Henri Alfiandi, sopir PT Intertekno Grafika Sejati Hari Wibowo, dan staf keuangan PT Intertekno Grafika Sejati, Erna Setiani.

Novi Pramita Rahmasari, kuasa hukum Henri Alfiandi, menyatakan bahwa persidangan masih berkutat pada dugaan suap terkait proyek public safety diving dan alat pendeteksi pencari korban reruntuhan.

"Saat ini sudah tidak relevan untuk terus membahas mengenai dugaan suap di Basarnas sebesar Rp 88,9 miliar sebagaimana pemberitaan sebelumnya," kata Novi, usai persidangan di Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta, Kamis malam (28/1/2024).

Editor: Ifan Jafar Siddik

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut