Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : APH Didesak Terapkan Asas Pembuktian Terbalik Terkait LHKPN Sejumlah Pejabat di Kabupaten Bogor
Advertisement . Scroll to see content

KPK Sidik Dugaan Korupsi PBJ Kabupaten Bogor, Aktivis GMSBB Bakal Serahkan Laporan Tambahan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 16:58 WIB
  • author SM Said
KPK Sidik Dugaan Korupsi PBJ Kabupaten Bogor, Aktivis GMSBB Bakal Serahkan Laporan Tambahan
GMSBB akan menyerahkan laporan dugaan penyimpangan PBJ Kabupaten Bogor ke KPK, sekaligus memprotes penanganan kasus dugaan korupsi upah pungut. Foto Gedung KPK/ist

CIBINONG, iNewsBogor.id - Aktivis Gerakan Masyarakat Sipil Bogor Bersatu (GMSBB) akan menyerahkan laporan terkait dugaan penyimpangan dalam pengadaan barang dan jasa (PBJ) di Kabupaten Bogor kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (8/10/2026).

Laporan tersebut rencananya disampaikan langsung ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Selain menyerahkan sejumlah dokumen dan bukti, GMSBB juga akan menyampaikan surat protes terkait penanganan dugaan korupsi upah pungut di Kabupaten Bogor yang tengah disidik KPK.

Koordinator GMSBB Rizwan Riswanto mengatakan, laporan yang akan disampaikan berkaitan dengan dugaan penyimpangan dalam proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, termasuk di Dinas Pendidikan.

"Ya surat laporan ini kita akan bawa ke KPK besok Kamis 8 Oktober 2026 ke Gedung Merah Putih KPK. Mudah mudahan bisa jadi bahan tambahan KPK untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi PBJ yang tengah disidik KPK saat ini," kata Riswan, Rabu (7/10/2026).

Menurut Riswan, GMSBB juga akan menyampaikan surat protes mengenai perkembangan penyidikan dugaan korupsi upah pungut di Kabupaten Bogor.

"Sudah sebulan lebih KPK menggeledah 3 intansi dan membawa barang bukti serta memeriksa sejumlah pejabat di Pemkab Bogor. Namun hingga kini belum ada kejelasan penanganan kasus tersebut karena belum ada tersangkanya," timpal Riswan.

Editor: Suriya Mohamad Said

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut