Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : BREAKING NEWS Kantor Nusron Wahid Digeledah KPK
Advertisement . Scroll to see content

KPK Sidik Dugaan Korupsi PBJ Bogor, Kontraktor Mengaku Pernah Dimintai Rp300 Juta untuk 'Pimpinan'

Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:25 WIB
  • author SM Said
KPK Sidik Dugaan Korupsi PBJ Bogor, Kontraktor Mengaku Pernah Dimintai Rp300 Juta untuk 'Pimpinan'
KPK mendalami dugaan korupsi PBJ Bogor. Kontraktor Jonarudin mengaku dimintai Rp300 juta, sedangkan Otray alias Sugiarto membantah terlibat. Foto kontraktor saat di ULP BJ Kabupaten Bogor

Otray alias Sugiarto Bantah Terlibat

Menanggapi tudingan tersebut, Otray alias Sugiarto membantah terlibat dalam pengaturan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, termasuk dugaan permintaan uang hingga ratusan juta. Dia menegaskan tidak ikut campur dalam proses lelang karena sudah ada petugas yang menanganinya.

Sugiarto juga menjelaskan bahwa dirinya belum menjabat sebagai Sekretaris Umum (Sekum) KONI pada 2025. Dia baru menduduki jabatan tersebut pada 2026.

"Tahun 2025 saya belum jadi Sekum KONI pada 2026 saya mejabat Sekum KONI tapi tidak terlibat masalah pengaturan proyek di Kabupaten Bogor," kata Otray saat dihubungi iNews.id, Rabu (14/10/2026).

Terkait persoalan permintaan setoran proyek yang disinggung Jonarudin, Sugiarto menyebut hal tersebut sebagai kesepakatan, bukan kewajiban.

"Itu merupakan kesepakatan, bukan kewajiban," tegas Otray.

Dia juga mempertanyakan klaim Jonarudin mengenai permintaan dana hingga ratusan juta rupiah serta meminta kontraktor tersebut menjelaskan nilai proyek yang diperolehnya.

"Jonarudin suruh jawab jujur ratusan juta berapa dan nilai proyek yang dia dapat berapa?. Itu tidak ada pengendalian proyek. Itu kesepakatan bukan kewajiban," timpal Otray alias Sugiarto.

Editor: Suriya Mohamad Said

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut