PMBB juga meminta KPK memastikan proses hukum berjalan transparan dan profesional, tanpa adanya perlakuan berbeda terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat.
Gelombang aksi terkait dugaan korupsi di Kabupaten Bogor pun terus bermunculan. PMBB meminta KPK segera mengungkap aktor-aktor yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.
Perwakilan warga Bogor Selatan yang juga bagian dari PMBB, Azet Basyumi, menegaskan tidak boleh ada praktik korupsi di Kabupaten Bogor.
Menurut Azet, Kabupaten Bogor memiliki posisi strategis karena merupakan wilayah yang berada di sekitar kediaman Presiden RI Prabowo Subianto.
“Wilayah Kabupaten Bogor adalah halaman rumah Presiden RI Prabowo Subianto. Oleh karenanya, penyidik KPK jangan membiarkan para koruptor ini tetap bergentayangan di Bumi Tegar Beriman,” tutur Azet dalam orasinya.
Dia juga menyoroti dampak dugaan pemotongan upah pungut dan pengaturan pemenang pengadaan barang dan jasa terhadap kepercayaan masyarakat.
Azet menyebut dugaan praktik tersebut berpotensi membuat masyarakat enggan membayar pajak karena kepercayaan terhadap pengelolaan pemerintahan menurun.
Aksi yang berlangsung di Gedung KPK tersebut berakhir damai sekitar pukul 10.27 WIB. Sebelumnya, perwakilan KPK menerima tiga orang perwakilan massa untuk menyampaikan tuntutan secara langsung di Gedung Merah Putih Jakarta.
Editor : Suriya Mohamad Said
Artikel Terkait
