Kehujanan Hingga Rambut Basah Kuyup Bikin Sakit? Ini Fakta Medisnya Menurut Dosen IPB University

Furqon Munawar
Gambar ilustrasi Pria basah kuyup kehujanan. (Foto : Istimewa)

Dr. Widya menyebutkan, orang yang sedang demam, mengalami kelelahan berat, memiliki infeksi saluran pernapasan, atau menderita asma dan rhinitis perlu lebih berhati-hati terhadap paparan udara dingin.

Pada kelompok tersebut, suhu dingin berpotensi memperburuk ketidaknyamanan maupun gejala pada saluran pernapasan.Oleh karena itu, masyarakat disarankan segera mengganti pakaian basah, mengeringkan rambut, dan menghangatkan tubuh setelah kehujanan. Jika muncul gejala yang menetap atau memburuk, pemeriksaan medis dapat diperlukan sesuai kondisi yang dialami.

Dr. Widya menegaskan, kehujanan bukan satu-satunya faktor yang menentukan seseorang jatuh sakit. Kondisi tubuh, paparan suhu dingin berkepanjangan, dan kualitas air yang mengenai rambut maupun kulit kepala juga perlu menjadi perhatian.

“Jadi, masalahnya bukan pada keramas saat hujan, tetapi pada paparan dingin berkepanjangan, kualitas air, dan kondisi kesehatan seseorang,” pungkasnya.

Editor : Furqon Munawar

Sebelumnya
Halaman : 1 2 3 4

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network